Rabu, 22 Juli 2020

Bahan –bahan Untuk Sanitasi Kandang

     Antiseptika

Yang dimaksud dengan antiseptika adalah semua senyawa yang dapat membunuh atau mencegah pertumbuhan jasad renik (mikroorganisme). Antiseptika biasanya dikenakan terhadap jaringan tubuh yang hidup. Kadar antiseptika yang digunakan biasanya rendah, untuk menghindari kerusakan jaringan. Kadar yang tinggi dapat membunuh sel-sel kuman maupun jaringan individu yang terkena. Dalam konsentrasi yang rendah antiseptika mungkin hanya menghambat perkembangbiakan jasad renik (bakteriostatik)

a)       Aseptik

Pengertian aseptik adalah sifat cara penggunaan di dalam kedokteran hingga pencemaran oleh jasad renik atau kuman dapat dihindari.

 

b)       Desinfektansia

Sedangkan yang dimaksud dengan desinfektansia adalah semua senyawa yang dapat mencegah infeksi dengan jalan penghancuran atau pelarutan jasad renik yang patogen (dapat menyebabkan sakit). Desinfektansia biasanya digunakan untuk barang-barang yang tidak hidup. Misalnya ruang operasi, kandang, peralatan kandang, dan sebagainya.

 

c)       Germisid

Germisid adalah senyawa yang dapat membunuh jasad renik dan merupakan bagian dari antiseptika. Tergantung pada jasad renik yang dapat dibunuh olehnya. Germisid mungkin berupa sebagai bakterisid, virussid, fungisid, amebiasid, dan sebagainya.

 

d)       Sanitizer

Sanitizer adalah bentuk khusus desinfektansia. Sanitizer dapat menurunkan jumlah kuman sampai bats-batas yang diijinkan oleh dinas kesehatan.

 

e)      Bakterisid, merupakan bahan kimia yang mempunyai daya kerja mematikan sel-sel bakteri.

 

f)        Mikrobisid, merupakan bahan kimia yang daya kerjanya mematikan lebih dari satu macam mikroorganisme, misalnya bakteri, virus, protozoa, dsb.


g)       Bakteriostat, merupakan bahan kimia yang hanya menghambat perkembangan bakteri, jadi tidak mematikan bakteri.


h)       Sterilisasi

Sterilisasi adalah usaha menghancurkan secara total semua jasad renik hingga tempat, maupun alat-alat yang disterilkan aman untuk melakukan tindakan-tindakan pembedahan. Sterilisasi dapat dijalankan secara fisis maupun kimiawi.


Sifat  Antiseptika dan  Desinfektansia

Agar antiseptika dan desinfektan  yang digunakan dalam kegiatan sanitasi kandang , peralatan peternakan dan lingkungan peternakan, mempunyai dampak yang baik, ( tidak membahayakan ternak, peternak dan lingkungan), maka antiseptika dan desinfekatan tersebut  harus memiliki beberapa sifat:  

 

a)  antiseptika harus memiliki sifat antibakterial yang luas tidak mengiritasi jaringan hewan atau manusia

c)       sifat meracunnya rendah, mempunyai daya tembus yang tinggi

d)  masih aktif meskipun di sekitarnya ada jaringan tubuh, darah, nanah dan jaringan yang mati,

e)     tidak mengganggu proses kesembuhan,

f)      tidak merusak alat-alat operasi, lantai kandang dan dinding kandang

g) tidak menyebabkan warna yang mengganggu pada jaringan yang dioperasi,

h)     dan harganya relatif murah.


    Dalam usaha peternakan desinfektansia digunakan untuk mencegah ataupun mengendalikan penyakit infeksi. Desinfeksi terhadap kandang, bangunan dan alat-alat peternakan dapat mencegah timbulnya penyakit menular. Juga di dalam pencegahan penyakit menular, pada waktu bedah bangkai dan proses penguburan bangkai yang diduga mati karena menderita penyakit menular, desinfektansia banyak digunakan. 




Contoh Pemakaian  Bahan Sanitasi Desinfektan) pada Kandang  dan Peralatan

No

 

Bahan  Sanitasi

Dosis

Kegunaan

  1

Destan

60 ml/10 liter 

 

Desinfeksi  kandang    untuk

Area 40-50 M2

2

Formades

10 ml / 2,5 liter air

Disemprotkan Ke Seluruh Bagian Kandang

3

Fumisid

10 ml/liter air untuk  Area 4-5 M2

Desinfeksi Kandang

 Dan Lingkungan, Peralatan Peternakan, Alat-Alat Transportasi

4

Medisep

15 ml/10 liter air

Desinfeksi  Kandang

5

Virtox

1 liter /250 liter air

Sanitasi Kandang Dan Peralatan

6

Caprides

40 ml/10 liter  air

Desinfeksi kandang dan lingkungan  serta peralatan peternakan lainnya

7

Neo Antisep

 4,5ml/2,5 liter air

Untuk cuci kandang dan peralatan lainnya

8

Dll.

 

 


Sumber: Direktorat Pembinaa SMK Kemendikbud. Buku teks bahan Ajar Agribisnis Ternak Ruminansia Perah.